How to Hire Gen-Z

Cara Merekrut Gen-Z, Apa Saja yang Harus Dilakukan?

Setiap generasi memiliki karakteristik masing-masing yang berbeda satu sama lain. Hal ini sangat mempengaruhi bagaimana seharusnya perusahaan bersikap ketika hendak merekrut talent dari generasi tertentu. Termasuk ketika Anda ingin top talent dari generasi Z, maka ada banyak strategi atau cara merekrut gen-z yang bisa dilakukan.

Sebuah organisasi tidak boleh memaksakan cara lama pada generasi Z jika ingin menemukan kandidat terbaik. Itulah sebabnya sangat penting bagi seorang rekruter untuk memahami lebih dalam karakter yang mereka miliki.

Misalnya, ketika organisasi ingin merekrut kandidat generasi Z maka gunakanlah cara baru yang sedikit berbeda dengan ketika merekrut milenial, begitupun sebaliknya.

Setelah mengetahui betul betul tentang siapa sebenarnya generasi Z yang akan perusahaan hadapi, barulah menentukan beragam strategi rekrutmen yang disesuaikan dengan hasil riset yang didapatkan mengenai karakteristik generasi Z.

Namun, Anda tidak perlu khawatir untuk memikirkannya karena dalam artikel ini Algobash telah menyiapkan beberapa cara merekrut gen-Z secara efektif. Apa sajakah itu? baca selengkapnya di bawah.

Baca juga: Kenali Hiring Bias dan Cara Mengatasinya

Tips Merekrut Gen-Z

Generasi Z memiliki karakteristik berbeda dengan generasi milenial maupun X. Maka buatlah strategi yang dapat menarik perhatian mereka untuk bergabung dengan perusahaan Anda. Tinggalkanlah cara lama yang biasa Anda gunakan ketika melakukan proses rekrutmen. Adapun beberapa strategi efektif yang bisa dilakukan untuk menarik minat mereka yaitu:

5 Cara Merekrut Gen-Z yang Dapat Anda Lakukan

1. Gunakan pendekatan secara online

Generasi Z adalah generasi yang sangat melek digital. Memiliki online presence yang baik merupakan keuntungan bagi perusahaan yang ingin menarik minat top talent generasi Z agar dapat bergabung bersama tim. 

Optimalkanlah sosial media atau website milik perusahaan dengan membagikan beberapa hal yang dapat membangun citra merk perusahaan dengan baik. Anda dapat membagikan beberapa konten terkait culture perusahaan ataupun lowongan rekrutmen.

Jika perusahaan Anda memiliki online presence yang baik, maka hal ini akan membuat banyak generasi Z tertarik untuk bergabung bersama tim Anda.

2. Tawarkan posisi yang menarik 

Generasi Z akan lebih tertarik dengan perusahaan yang menawarkan sebuah posisi pekerjaan yang memiliki peran menarik dan dapat membuat mereka bangga karena telah menjadi bagian yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Maka, tekankan peran dari posisi pekerjaan yang Anda tawarkan dan seberapa pentingnya makna serta kontribusi peran posisi tersebut bagi perusahaan.

3. Tawarkan pengembangan diri dan jenjang karir yang menarik

Selain menawarkan posisi yang menarik, Anda juga dapat menawarkan benefit yang menarik pula. Generasi Z akan lebih tertarik kepada perusahaan yang dapat menawarkan kesempatan untuk pengembangan diri maupun karir.

Tawarkanlah kepada mereka bahwa perusahaan Anda sangat mendukung perkembangan karyawan dengan memberikan beberapa pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi maupun skill yang mereka miliki yang dapat membantu mereka untuk mendapatkan jenjang karir yang baik.

Selain dapat menarik minat generasi Z untuk bergabung, cara ini juga dapat membantu Anda untuk mempertahankan mereka ketika sudah menjadi karyawan sehingga turnover karyawan dapat diminimalisir.

Baca juga: Kesalahan Pre-Employment Test Yang Harus Dihindari

4. Tunjukan bahwa perusahaan Anda memiliki kultur organisasi yang positif

Bekerja di sebuah perusahaan yang memiliki kultur organisasi yang baik menjadi hal yang didambakan oleh semua orang termasuk Generasi Z. Tunjukkanlah bahwa perusahaan Anda memiliki hal tersebut kepada mereka, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan kultur organisasi perusahaan salah satunya dengan membangun employer branding.

5. Manfaatkan konten visual

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa generasi Z adalah digital native. Hal ini membuat mereka tumbuh di tengah di era multimedia. Mereka terbiasa menggunakan beberapa teknologi visual seperti sosial media Instagram, Youtube, ataupun yang lainnya.

Gunakanlah kesempatan ini untuk mempromosikan perusahaan Anda dengan membagikan beberapa konten visual kreatif mengenai perusahaan Anda baik menggunakan sosial media ataupun website. 

Cara ini juga akan membantu Anda untuk meningkatkan online atau social media presence perusahaan.

Nah, itulah dia informasi mengenai beberapa cara merekrut gen-Z untuk menemukan kandidat terbaik. Jika Anda ingin merekrut talent terbaik generasi Z dengan lebih efektif, Anda dapat menggunakan tools asesmen Algobash untuk menilai kemampuan kandidat mulai dari hard skill, soft skill, bahkan kecocokan dengan perusahaan. Jika Anda tertarik, kunjungilah website kami Algobash.com untuk mengetahui informasinya selengkapnya.

Baca juga: Pre-Employment Test: Mengapa Penting Dilakukan Dan Apa Manfaatnya?
1000 540 Algobash